Tag

, , , , , , ,


Judul : first love
Cast :
Seolhyun ‘AOA’
Sanghoon ‘100%’
Min Ah ‘AOA’
Hyuckjin ‘100%’
Chanyong ‘100%’
Changbum ‘100%’

GENRE : Romance(gagal total)
Length : Drabble
Rating : G

Annyeong!πŸ™‚
aku balik lagi dengan ff yg ancur banget, suer deh!
Ini ff hancur banget. Maklum aku orangnya gak romantis dan mungkin ada beberapa kata yang gak kalian ngerti. Oh iya, aku bawah couple baru, SangHyun(Sanghoon-Seolhyun). Buat yang gak suka couple ini, jangan di baca.
Oke, bagi yang suka couple ini, silahkan di baca!

#########################

18th July 2012

“Seolhyun-ah, ayo kita pulang” panggil Min Ah.
“Changkaman eonni, buku PKN ku hilang. Ah, eotteokhae? Besok buku itu harus di kumpul. Jika tidak, aku tidak bisa ikut ulangan PKN” panik Seolhyun sambil mengacak-acak isi tasnya.
“Bagaimana bisa? Memangnya tadi kau menyimpannya dimana?” Tanya Min Ah sambil membantu Seolhyun mencari bukunya.
“Ah, tadi aku menyimpannya di tas. Pas jam istrahat, aku membawanya ke kantin…” Seolhyun menepuk jidatnya.
“Ah.. Aku tahu” ia segera berlari meninggalkan kelasnya. Min ah mengikutinya dari belakang.
“Ah, perpustakaan sudah tertutup” Seolhyun mulai panik.
“Kau melupakannya di perpustakaan?” Tanya Min Ah.
“Ne, tadi setelah dari kantin aku ke perpustakaan untuk mencari buku Sosiologi. Eh, aku malah melupakan catatan PKN ku di dalam” Seolhyun tertunduk.
“Ah, yasudah, nanti besok pagi kita ke perpustakaan untuk mencari bukumu. Ayo kita pulang” ajak Min Ah.
“Baiklah”

Mereka berdua meninggalkan sekolah.

******

“Kya! Kau kenapa?” Tanya Changbum.
“Ani, gwaencana” jawab Sanghoon.
“Kau aneh! Dari tadi tersenyum-senyum seperti orang gila” seru Hyuckjin.
“Terserah, yang penting sekarang aku lagi senang”
Mereka sekarang berada di kamar Sanghoon. Orang tua Sanghoon sedang keluar negeri.
“Eh, kau telpon Chanyong. Suruh dia datang kemari” suruh Changbum.
“Arasseo” jawab Hyuckjin. Ia segera menelpon Chanyong.
“Hello, bro!” Sapa Chanyong.
“Neo eodisseo?” Tanya Hyuckjin.
“Aku? Ditempat biasa. Ada apa?”
“Aish! Sama siapa lagi sekarang?”
“Cewek baru”
“ya sudah, aku tutup telponnya” Hyuckjin segera mengakhiri pembicaraan mereka.
“Dia dimana?” Tanya Sanghoon.
“Di tempat biasa” jawab. Hyuckjin.
“Ck! Anak itu tidak pernah absen di pub, pasti sama cewek baru lagi kan?” Tanya Chanbum.
“Ya, begitulah”
“Ckckck”

*********
19th July 2012

“Eonni, palli!” Ajak Seolhyun.
“Aish! Changkaman!” Min Ah segera menghabiskan sarapannya, “kau itu buru-buru sekali” gerutu Min Ah.
“Aku harus segera sampai di sekolah” jawab Seolhyun.
“Kaja! Aku sudah selesai” mereka segera berjalan ke sekolah. Jarak rumah Seolhyun dengan sekolah tidak terlalu jauh. Jadi mereka bisa ke sekolah hanya dengan berjalan kaki.

At school

Seolhyun segera berjalan ke perpustakaan. Beruntungan perpustakaan sudah terbuka. Ia segera masuk ke dalam dan mulai mencari bukunya. Ia mencari ke setiap rak-rak buku yang ada di perpustakaan tapi ia tak menemukannya.
“Ah, eotteokhae?” Ia mulai panik, “kalau buku itu tidak ketemu, aku tak bisa mengikuti ulangan pkn” matanya mulai berkaca-kaca, ia mulai menangis. langkah kaki seseorang terdengar, ia menghapus air matanya.
“Kau…” Seru seorang cowok, “mencari ini?” Lanjutnya sambil menunjukkan sebuah buku. Seolhyun kaget melihat buku yang ia cari berada di seorang cowok. Ia segera mengambilnya.
“Kau… Bagaimana bisa ada di kau?” Tanya Seolhyun.
“Eoh itu, kemarin waktu aku ke sini, aku menemukannya di situ” cowok itu menunjukkan rak yang berada di belakang Seolhyun.
“Ah, kamsahamnida” Seolhyun membungkuk 90 derajat.
“Ne cheonma. Sanghoon imnida” Sanghoon mengulurkan tangan. Seolhyun menerima uluran tangan Sanghoon.
“Seolhyun imnida, sunbaenim” jawab Seolhyun, Seolhyun segera menarik tangannya.
“Aku ke kelas duluan, annyeong sunbae” Seolhyun segera berjalan ke kelasnya.
Sanghoon tersenyum melihat tangannya yang dijabat oleh Seolhyun.

Seolhyun berjalan ke kelasnya sambil tersenyum senang, ia melirik kearah tangannya terus.

************

“Seolhyun~ah, kita ke lapangan basket yuk!” Ajak Min Ah.
“Untuk apa?” Tanya Seolhyun.
“Sekarang lagi ada pertandingan basket. Kau tidak ingin nonton?” Tanya Min Ah. Seolhyun menggeleng.
“Pemainnya ganteng-ganteng lho! Kau tidak ingin nonton?” Min Ah terus mengajak Seolhyun.
“Aku masih ingin makan” mereka sekarang lagi ada di kantin.
“Ayolah!” Min Ah memohon, menunjukkan puppy eyes nya.
“Aish! Baiklah. Kaja!” Seolhyun mengambil minumannya lalu menarik Min Ah.

At lapangan

“Huuuuu! Changbum oppa!!” cewek histeris saat melihat Changbum memasukkan bola ke ring.
Min Ah dan Seolhyun menerobos maju ke paling depan. Seolhyun terpaku saat melihat Sanghoon sedang men dribble bola.
‘Huaaaaaaaaahh! Dia sangat keren!’ Batin Seolhyun.
“Hyuckjin hwaiting!!” Min Ah berteriak saat bola berada di tangan Hyuckjin.
“Ayo… Tinggal sedikit,, ya! Shoot” teriak Min Ah, “yeeeeeeeyy!” Min Ah berteriak histeris begitu pula dengan yeoja yang lain. Sedangkan Seolhyun, ia terus memperhatikan Sanghoon.

Piiiiiiiipppp

Waktunya istrahat. Semua pemain keluar lapangan. Sanghoon berjalan kearah Seolhyun.
“Hai” sapa Sanghoon sambil tersenyum. Itu membuat Seolhyun jadi gugup.
“Ha..hai” balas Seolhyun.
“Ternyata kau ikut menonton pertandingan kami. Ku pikir kau tidak terlalu tertarik dengan pertandingan semacam ini” seru Sanghoon.
“Sebenarnya aku tidak tertarik. Tapi, eonni ku ini mengajakku untuk menonton” jawab Seolhyun sambil menunjuk Min Ah yang berada di sampingnya.
“Hai Min Ah~ah” sapa Sanghoon.
“Hai” Min Ah tersenyum.
“Kalian saling kenal?” Tanya Seolhyun polos.
“Ya, kami teman sekelas” jawab Sanghoon, “boleh aku minta air minummu? Aku sangat haus”
Seolhyun segera memberikan air minumnya. ia terpaku saat melihat Sanghoon meminum minumannya dengan pipet yang sama. PIPET YANG SAMA, itu berarti…….
Wajah Seolhyun memerah.
“Gomawo” Sanghoon tersenyum.
“N..ne” jawab Seolhyun.
“Mian aku menghabiskan minumanmu…”
“Gwaencana”

Piiiiippp

“Aku ke lapangan dulu, kau harus meneriakan namaku ya” Sanghoon mengedipkan sebelah matanya lalu berjalan ke tengah lapangan. Pertandingan di mulai.
“Ya! Sejak kapan kau akrab dengan Sanghoon?” Min Ah menyenggol lengan Seolhyun.
“Tadi pagi”
“Mwo? Tadi pagi? Kalian terlihat seperti teman lama” Min Ah berkata dengan mata yang masih fokus pada pertandingan, “huuuuuuuu! Changbum!” Min Ah berteriak saat Changbum memasukan bola.
“Jeongmal?” Tanya Seolhyun.
“Ne”
“Huaaaaaah! Sanghoon sunbae! Hwaiting” tanpa sadar, Seolhyun berteriak saat Sanghoon memegang bola. Sanghoon tersenyum kearah Seolhyun lalu kembali fokus ke pertandingan. Wajah Seolhyun memerah.
“Cieeee! Kau menyukai Sanghoon?” Tanya Min Ah.
“Mwo? A..aniyo” Seolhyun menjadi gugup tiba-tiba.
“Jika kau menyukainya, mengakulah sebelum ia di rebut sama yeoja lain. Dia mempunyai banyak penggemar di sekolah. Yeeeeeyy!” Pertandingan berakhir dan di menangkan oleh team Sanghoon. Seolhyun masih terdiam di tempat. Ia masih bingung dengan perasaannya sendiri.
“Kya! Apa kau mau disini terus? Semua sudah bubar” Min Ah menggoyangkan badan Seolhyun.
“Ah, ne” mereka segera meninggalkan lapangan.

***********

“Ya! Siapa yeoja tadi?” Tanya Hyuckjin yang sedang asyik bertanding weaning eleven bersama Chanyong.
“Uhm…dia Seolhyun. Wae?” Sanghoon tersenyum-senyum mebayangkan wajah Seolhyun.
“Ani.. Dia Cantik” jawab Hyuckjin.
“Dia….. Akan menjadi targetku selanjutnya. Yeeeey! Aku menang” Chanyong melompat-lompat saking senangnya.
“Target selanjutnya? Tidak Akan kubiarkan” Sanghoon melemparkan bantal kearah Chanyong.
“Hahahaha…. Kenapa kau? Biasanya kau santai-santai saja” Changbum tertawa.
“Aku…ti…tidak kenapa-kenapa” Sanghoon menjadi Salting.
“Kau menyukainya?” Tembak Chanyong.
“A…aniyo” Sanghoon segera menutup seluruh tubuh dengan selimut, “aku mau tidur. Kalian jangan berisik”
Teman-temannya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

********

Seolhyun tidak bisa tidur, ia terus berguling-guling di kasurnya.
“Apa benar aku menyukainya?” Tanyanya pada diri sendiri.
“Tidak mungkin. Aku baru mengenalnya tadi pagi” ia kemudian berguling kearah kanan.
“Tapi, perasaan itukan bisa datang kapan saja” ia bingung sendiri dengan perasaannya.
“Aaaaaaaaa! Molla~” ia menggeleng-gelengkan kepalanya.

**********
21st July 2012

“Seolhyun~ah, kita ke kantin yuk” ajak Min Ah.
“Ne”
Mereka berjalan kearah kantin. Sesampainya di kantin mereka memesan makanan, kemudian mencari tempat duduk.
“Seolhyun~ah” Seolhyun mencari orang yang memanggilnya.
“Disini” Sanghoon melambaikan tangannya. Seolhyun segera ke tempat Sanghoon dkk duduk.
“Waeyo sunbae?” Tanya Seolhyun.
“Kalian mencari tempat duduk, bukan?” Tanya Sanghoon. Seolhyun hanya mengangguk.
“Kalian duduklah disini” Sanghoon menunjuk kursi di sampingnya. Seolhyun segera duduk di samping Sanghoon. Sedangkan Min Ah duduk di samping Chanyong. Mereka mulai makan makanan yang mereka pesan. Saat Seolhyun sedang minum, Sanghoon merebut minuman Seolhyun lalu meminumannya. Seolhyun memandang Sanghoon dengan tatapan terkejut, sedangkan Sanghoon tersenyum dengan pipet yang berada di mulutnya. Sanghoon terlihat sangat cute dengan gaya seperti itu. Sanghoon menyimpan minuman itu di depan Seolhyun.
“Hehehe, mian” hanya kata itu yang keluar dari mulut Sanghoon.
“Ne” Seolhyun kembali meminum minumannya.
“Wah! Kalian….” Chanyong. Seolhyun dan Sanghoon memandang Chanyong dengan bingung. Sedangkan Changbum, Hyuckjin dan Min Ah hanya tersenyum geli.
“Wae?” Tanya mereka berdua bersamaan.
“Ciuman secara tidak langsung. Hahaha” jawab Chanyong sambil tertawa diikuti dengan Changbum, Hyuckjin dan Min Ah. Wajah Sanghoon dan Seolhyun memerah.

Hari demi hari hubungan Sanghoon dan Seolhyun semakin dekat. Seolhyun tidak lagi memanggil Sanghoon dengan sebutan ‘Sunbae’ tetapi ‘oppa’.

*******

10th november 2012

“Hari ini, hari ujian untuk masuk universitas” seru Sanghoon, jujur ia sangat gugup.
“Apa kau sudah siap?” Tanya Chanyong. Mereka sekarang sedang berjalan menuju ruang ujian.
“Mudah-mudahan kita lulus! Hwaiting!” Seru mereka berempat-Chanyong, Sanghoon, Hyuckjin, Changbum- sambil mengepalkan tangan mereka ke udara.

********

“Eonni! Hwaiting!” Teriak Seolhyun. Dia mengantar Min Ah ke tempat ujian.
“Ne, Hwaiting!” Balas Min Ah. Seolhyun segera meninggalkan lokasi ujian. Ia mengeratkan syal nya, sekarang lagi musim dingin di Seoul. Ia meniup kedua tangannya.
“Semoga mereka lulus!”

*********

“Kya! Sanghoon, bagaimana? Kau bisa menjawabnya?” Tanya Chanyong.
“Sebagian” jawabnya.
“Kapan kau akan menyatakan perasaanmu pada Seolhyun?” Tanya Hyuckjin.
“Hm….” Sanghoon berpikir sebentar,”molla” jawabnya.
“Aish! Kau ini”

************

“Yoboseyo” sapa Seolhyeon.
“Seolhyun~ah, bisakah sebentar kau ke rumahku?”
“Mwo?”
“Bisakah?”
“Uhm…baiklah”
“kutunggu kau jam 19:00 KST”

Tiiiittt tiiitt

“Tidak biasanya ia memintaku kerumahnya” seru Seolhyun. Ia melirik jam yang terpajang di dinding kamarnya.
“Omo! Sekarang sudah jam 18:00 KST” ia segera berlari ke kamar mandi.

10 menit kemudian….

Ia mencari baju yang cocok untuknya, ia ingin tampil cantik hari ini. Tampil cantik? Memangnya ada acara apa? Ia hanya menggelengkan kepalanya saat menyadari kelakuannya yang beda dari biasanya.

*********

Ia memencet bel rumah Sanghoon. Sanghoon segera membukakan pintu.
“Ayo silahkan masuk” Sanghoon mempersilahkan Seolhyun.
“Mari biar kusimpan mantelmu” Seolhyeon membuka mantelnya dan memberikannya ke Sanghoon.
“Kau duduklah disitu” Sanghoon menunjukkan kursi yang berada di ruang tamu.
“Kau mau minum apa?” Tanya Sanghoon setelah menyimpan mantel Seolhyun.
“Tidak usah repot-repot” Seolhyun hanya tersenyum.
“Tunggu sebentar, aku kamar dulu” Sanghoon berjalan kearah tangga.
Satu menit kemudian lampu diruangan itu mati.
“Huaaaaaaaaahhh! Oppa” Seolhyun berteriak histeris, ia sangat takut ke gelapan. Tiba-tiba sebuah lampu kecil menyalah di bagian kanan, Seolhyun mendatangi lampu itu. Tiba-tiba lampu kecil menyala di bagian depannya ia mengikuti lampu kecil itu.

*********

Ia berhenti di depan sebuah ruang. Ia masuk keruangan itu. Dia ruangan itu telah di penuhi lampu-lampu kecil yang membentuk love. Ditengah-tengah bentuk oleh love itu terdapat sebuah bunga, ia mengambilnya. Di bunga itu terselip sebuah surat.
‘Maju 3 langkah’
Seolhyun maju 3 langkah, ia melihat bunga lagi, ia mengambilnya. Sama seperti sebelumnya, terdapat sebuah surat.
‘Buka pintu di depanmu’
Ia membuka pintu di depannya. Ia terpaku saat melihat tulisan
‘SARANGHAEYO SEOLHYUN’
“SeolhyUn~ah, kau tahu? Aku menyukaimu sejak pertama melihatmu” sebuah suara tiba-tiba terdengar, suara seorang pria.
“Saat itu, kau sedang membaca buku di perpustakaan dan kau melupakan bukumu di perpustakaan. Aku mengambilnya, dan saat itu aku mengetahui namamu” suara itu kembali terdengar. Seolhyun tahu itu suara siapa, ia kenal betul dengan suara itu.
“Aku sangat senang saat mengetahui namamu. Saat kau meneriakan namaku di lapangan waktu itu, aku sangat sangat bahagia. Sebelumnya aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini. Kau adalah orang pertama. You’re my first love” orang yang mengeluarkan suara itu sekarang berdiri tegap di hadapan Seolhyun. Seolhyun masih mematung di depan pintu.
“Seolhyun~ah, maukah kau menjadi pacarku?” Tanya Sanghoon. Air mata Seolhyun mengalir.
“Maukah kau menjadi pacarku?” Sanghoon mengulang kata-katanya.
“Ne..ne oppa” Sanghoon segera memeluk Seolhyun dan menghapus air mata Seolhyun.
“Yeeeeeeeeeeyyyy!” Tiba-tiba terdengar suara Min Ah yang berteriak dari arah belakang Seolhyun. Hyuckjin, Changbum dan Chanyong keluar dari persembunyian mereka.
“Ka….kalian, sedang apa disini?” Tanya Seolhyun.
“Membantu si bodoh ini untuk menyatakan perasaannya” kata Changbum sambil menunjuk Sanghoon.
“Kya!” Sanghoon kesal.
“Hahahaha” semua tertawa kecuali Sanghoon.
“Chukkae untuk kalian berdua, semoga hubungan kalian bertahan lama hingga maut memisahkan, hahaha” mereka memulai pesta yang sudah di rencanakan.

END

Gaje? Feel nya gak dapet? Gak tau cast nya? Gak ngerti ma cerita’y? Hehehehe, maaf, aku emang gak bisa buat ff….
Gomawo buat yang udah baca. Tolong komen yaπŸ˜€