Tag

, , ,

Judul : Bad boy!
Cast : Taemin, Sulli, other…..
Genre : angst, hurt/comfort
Rating : PG-13
Length : Chapter
Summary : Seorang Lee Taemin yang terkenal dengan ke bad boy-an nya di sekolah di jodohkan dengan Choi Sulli, yeoja yang polos. Bagaimanakah kehidupan Taemin dan Sulli setelah menikah?

Annyeong haseyo😀
Aku bawa ff ku yg baru, hehehe
Silahkan di baca! Tapi jangan lupa KOMEN!

——–>

“Kya! Lee Taemin! Sekarang siapa lagi, eoh?” Tanya Minho, teman Taemin. Taemin mengeluarkan smirk nya. Ia kemudian meminum wine.
“Hahahaha…. Dia murid hakyu high School. Namanya Jiyoung”
“Ck! Sudah berapa yeoja yang kau rebut perawannya, eoh?” Minho meminum wine miliknya. Mereka berdua berada di sebuah pub malam.
“Kau? Targetmu siapa?” Tanya Taemin.
“itu” Minho menunjuk seorang yeoja yang tengah meliuk-liukkan(?) Badannya mengikuti alunan musik. Minho menghabiskan wine nya lalu berjalan kearah yeoja yang ia tunjuk tadi.
“Annyeong haseyo” sapa Minho. Yeoja itu berhenti dari kegiatannya dan menoleh kearah Minho.
“A….annyeong” yeoja itu membalas sapaan Minho dengan gugup. Ia terpana dengan ketampanan seorang Choi Minho.
“Mau minum bersamaku?” Tanya Minho. Yeoja itu mengangguk. Minho merangkul yeoja itu dan membawanya ke tempat Taemin berada.
“Kau mau minum apa?” Tanya Minho.
“Orange Juice” jawab yeoja itu.
“Orange Juice 1” kata Minho pada bertender. Tanpa yeoja itu sadari, Taemin yang ada di sebelah Minho menaruh obat tidur di minuman yeoja itu.

5 menit kemudian…..

Yeoja itu sudah pingsan. Yeoja itu tak sadarkan diri lagi. Minho mengedipkan matanya kearah Taemin lalu membawa yeoja itu ke kamar vip yang di sediakan di bar itu. Taemin hanya tertawa lalu keluar dari pub.

****************

“OMO!” Yeoja yang baru bangun dari tidurnya itu terkejut saat menyadari dirinya tidak menggunakan pakaian sehelaipun. Ia melihat kearah surat yang terletak di atas tempat tidur. Ia mengambilnya.
‘Thanks for your service. Aku sangat PUAS’
“Andwaeeeeeeeeeeeeeeeeee!” Air mata mengalir dari mata indah yeoja itu, “hiks….hiks…..”

***************

“Annyeong Krystal~ah!” Sapa Sulli.
“Bagaimana keadaanmu? Semoga membaik” Sulli menghapus air matanya.

Ia sedang menjenguk Krystal di Rumah sakit Jiwa. Krystal masuk rumah sakit jiwa beberapa bulan yang lalu, saat itu ia baru pulang ke rumah setelah beberapa hari menghilang. Setiap hari ia sering berteriak-teriak dan menangis tanpa sebab, yang membuat kedua orang tua Krystal bingung. Setiap kali Donghae-kakak ipar Krystal- atau ayah Krystal mendakati Krystal, Krystal akan berteriak-teriak dan melempar semua barang yang ada di sekitarnya. Semakin hari keadaan Krystal semakin memburuk, dengan terpaksa kedua orang tua Krystal memasukan Krystal ke rumah sakit jiwa. Sulli yang merupakan teman dekat Krystal sejak TK sering mengunjungi Krystal di rumah sakit jiwa-seperti saat ini.

Sulli berjanji akan mencari tahu hal yang membuat Krystal sampai seperti ini.
“Krystal~ah, kau tahu? Hari-hariku sunyi tanpamu. Kau teman terbaik yang pernah kumiliki. Ayolah! Cepat sembuh! Apakah kau tidak merindukan 94-liners? Jiyoung sama sepertimu, dia…..hiks…hiks…..” Sulli terus menghapus air matanya.
“Sebenarnya apa yang terjadi padamu? Kenapa kau seperti ini? Ceritalah padaku” Krystal hanya memandang kosong kearah Sulli, tiba-tiba air mata Krystal mengalir.
“ya, uljima. Krystal~ah uljima” Sulli ingin menghapus air mata Krystal tetapi Krystal menepis tangannya dengan kasar.
“PERGI!!!!! PERGI KAU DARI SINI!!” Krystal mulai berteriak histeris. Sulli yang kaget segera berteriak-teriak memanggil suster. Tak lama kemudian datang 3 orang perawat. Mereka segera memberikan obat bius ke tubuh Krystal melalui suntikan. Sulli berjalan keluar dari kamar rawat Krystal.

*************

“Aku pulang!” Sulli memasuki rumahnya.
“Sulli~ah” panggil appanya. Sulli menoleh ke appa nya yang sedang duduk di sofa ruang tamu bersama eommanya.
“Ne” Sulli ikut duduk di sofa.
“Mmmm….. Mulai besok kau akan pindah sekolah” Appanya memulai pembicaraan. Sulli membulatkan kedua matanya.
“Mwo? Wae? Memangnya ada apa dengan sekolahku sekarang?” Tanya Sulli.
“Tidak ada apa-apa. Tapi kau harus pindah sekolah”
“SHIREO!” Sulli beranjak dari tempat duduknya.
“KYA! CHOI SULLI! KAU HARUS PINDAH SEKOLAH” teriak appa Sulli.
“SHIREO! AKU TIDAK AKAN PINDAH SEKOLAH SEBELUM APPA MEMBERI ALASAN YANG JELAS” Sulli menaiki tangga menuju kamarnya yang berada di lantai 2.
“KAU PINDAH SEKOLAH AGAR BISA DEKAT DENGAN CALON TUNANGANMU! APPA TIDAK MAU TAHU, BESOK KAU SUDAH KE SEKOLAH BARUMU. BESOK CALON TUNANGANMU AKAN MENJEMPUTMU! SATU LAGI, APPA SUDAH MEMBUATKAN SURAT PINDAH!” Appa mulai emosi sedangkan eomma Sulli berusaha menenangkan appa Sulli.

Sulli yang mendengar teriakan appanya hanya diam mematung di depan pintunya. Beberapa menit kemudian ia membuka pintu kamarnya lalu membantingnya hingga menimbulkan bunyi yang cukup keras.
“Mwoya? Hiks……hiks…. Kejutan apa ini?” Sulli bersandar di daun pintu kamarnya. Ia menangis.
“Aku masih ingin bersekolah di Hakyu. Dan apalagi tadi, calon tunangan? Apa maksudnya? Mengambil keputusan tanpa menanyaiku? Cih! Aku benci di atur-atur seperti ini” Sulli terus menggerutu dengan air mata yang mengalir.

***********

Sulli memasuki ruangan makan dengan keadaan yang tidak begitu baik. Matanya yang bengkak karna menangis semalam.
“Appa pikir kau tidak akan memakai seragam itu” kata Appanya. Sulli hanya menatapnya kesal.
“Sebentar lagi calon tunanganmu akan datang” Sulli mendengus kesal. Ia jadi tidak nafsu memakan sarapannya. Appanya sudah selesai makan.
“Appa ke kantor, annyeong”
“Eomma, sebenarnya siapa calon tunangan Sulli? Lalu, mengapa Sulli harus bertunangan dengannya?” Sulli mengeluarkan pertanyaan-pertanyaan yang tercetak di otaknya.
“Dia anak dari teman appamu, appamu dan ayahnya teman sejak TK. Karena appamu mempunyai utang padanya dan cara membayarnya kau harus menikah dengan putranya” jelas eomma Sulli.
“Mwo? Itu sama saja kalian menjualku” kesal Sulli.
“Kami tidak bermaksud menjualmu. Tapi itu karna yah, cara satu-satunya hanya menikahkan kau dan anaknya” jawab eomma Sulli.

Ting tong~ ting tong~

“Itu dia” ibu Sulli berjalan ingin membukakan pintu, Sulli mengikutinya dari belakang.
“Annyeong haseyo” sapa seorang namja tampan nan imut saat pintu rumah Sulli terbuka.
“Ne, annyeong”
“Apa benar ini kediaman keluarga Choi?” Tanya Taemin-nama namja itu.
“Ne, kamu pasti Lee Taemin kan?” Taemin mengangguk, “Sulli~ah” eomma Sulli berteriak.
“Aku disini eomma” jawab Sulli ketus.
“Oh….hahahahaha” eomma Sulli tertawa malu, “yasudah, kalian ke sekolah sana. Nanti kalian terlambat” suruh eomma Sulli.
“Kami pergi ahjumma. Annyeong” Taemin dan Sulli berjalan kearah mobil Taemin.
Mereka berdua segera masuk ke dalam mobil Taemin.
“Ya! Siapa yang menyuruhmu duduk di depan? Sana! Kau duduk di belakang” suruh Taemin. Sulli yang sedang memasang sealbeat langsung menghadap kearah Taemin dengan kesal. Ia langsung keluar dari mobil Taemin dan masuk ke bagian belakang. Oke, cukup! Mood Sulli sudah sangat tidak baik untuk pagi hari ini!
Taemin mulai menjalankan mobilnya. Ia melirik Sulli yang ada di belakang melalui kaca mobilnya.
“Kau kenapa? Matamu bengkak” celetuk Taemin.
“Bukan urusanmu” jawab Sulli dingin.
“Oke, itu memang bukan urusanku” Taemin kembali fokus pada jalan.
‘Lumayan’ Taemin mengeluarkan Smirk nya.

Taemin tiba-tiba memberhentikan mobilnya. Seorang yeoja membuka pintu mobil Taemin dan duduk di jok depan-samping Taemin.
“Annyeong chagi~” sapa yeoja itu.
“Annyeong Suzy~ah” Taemin dan yeoja bernama Suzy itu berciuman ganas di depan Sulli. Sulli yang melihatnya membulatkan matanya. Ia kemudian mengalihkan pandangan keluar mobil. Taemin dan Suzy selesai berciuman, Taemin melirik kearah Sulli dan menunjukkan smirk andalannya.
“Nugu?” Tanya Suzy. Taemin kembali menjalankan mobilnya.
“Dia sepupuku” jawab Taemin.
‘Dasar! Namja brengsek!’ Batin Sulli.
“Oh”

At school

“Ya! Ruang guru dibagian mana?” Tanya Sulli.
“Kau jalan lurus, belok kanan, terus naik ke tangga sampai lantai 3 terus belok kiri, lalu lurus. Kau akan menemukan ruang guru” jawab Taemin.
“Mwo? Bisakah kau mengantarku?” Tanya Sulli agak gengsi.
“Aku tak bisa. Aku lagi ada urusan” jawab Taemin lalu berjalan kearah kelasnya. Suzy? Dia sudah ke kelasnya duluan.

Sulli berjalan mengikuti intruksi-intruksi Taemin. Sesampainya di lantai 3, ia belok kiri lalu lurus. Ia tak menemukan satu ruangan pun yang bertuliskan ‘ruang guru’. Karena di lantai 3 dikhususkan untuk kantin dan tempat latihan dance, drama.
“Huh! Dia menipuku!” Geram Sulli. Ia kembali ke lantai dasar.

*********

“Hahahaha” Taemin terus tertawa saat memasuki kelasnya.
“Wae?” Tanya Minho.
“Dasar yeoja bodoh!”
“Ya! Wae?” Minho penasaran. Taemin segera duduk di kursinya.
“Kau tahu kan kalau aku di jodohkan? Nah, tadi pagi ayahku menyuruhku menjemputnya. Dia lumayan cantik. tadi dia bertanya tentang ruang guru, aku mengatakan bahwa ruangan guru ada di lantai 3” Taemin terus tertawa.
“Ck! Kau parah! Hahaha” Minho ikut tertawa.

**********

“Sulli~ya, bagaimana hari pertamamu?” Tanya eommanya.
“Sangat tidak menyenangkan” Sulli menaiki tangga menuju kamarnya.

“Aaaaaaaaaaaaa! Dasar namja menyebalkan!!” Sulli membenamkan kepalanya dibantal.
“Sulli~ah” eomma Sulli mengetuk pintu kamar Sulli. Sulli segera membuka pintu.
“Waeyo eomma?” Tanya Sulli.
“Kau sebentar berdandanlah dengan cantik. Kita akan dinner dengan keluarga Lee di rumah” jawab eomma Sulli.
“Uhm, ne” eomma Sulli segera meninggalkan kamar Sulli.
“Huuuuffft~”

Dinner 19:00 KST

“Ah, Sulli sangat cantik” puji ibu Taemin. Sulli hanya tersenyum malu.
“Gomawo ahjumma” ucap Sulli.
“Taemin juga sangat tampan” puji ibu Sulli.
“Hahaha…..ahjumma bisa saja” Taemin tersenyum.
“Mereka berdua sangat cocok. jadi, kapan mereka akan bertunangan?” Tanya appa Taemin.
“Uhm…. Minggu depan?” Usul appa Sulli.
“Bagus” setuju appa Taemin. Sulli dan Taemin hanya saling menatap.

“Kya! Apa kau menerima perjodohan ini?” Tanya Sulli setelah mengajak Taemin berbicara di halaman rumah.
“Aku setuju setuju saja” jawab Taemin.
“Mwo?” Taemin hanya mengangguk.
“Aish! Kau benar-benar menyebalkan!” Sulli meninggalkan Taemin sendiri di halaman rumahnya.

**************

1 minggu kemudian…….

Sulli memandang pantulan dirinya di cermin. Ia tersenyum kecut. Sulli menoleh kearah pintu.
“Kau sudah selesai, Nak?” Tanya eomma Sulli. Sulli hanya mengangguk.
“Ayo! Para tamu sudah datang” Sulli segera berjalan kearah eomma.

“Selamat malam para hadirin sekalian. Hari ini kita akan menyaksikan pertukaran cincin antara Lee Taemin anak dari Lee Sungmin dan Choi Sulli anak dari Choi Siwon” kata MC. Sulli dan Taemin naik keatas panggung diikuti oleh seorang pelayan yang membawakan cincin.
“Lee Taemin silahkan pasangkan cincin ke jari Sulli” Taemin menyematkan cincin di jari Sulli begitupula Sulli yang menyematkan cincin di jari Taemin.

Prok! Prok! Prok!

Para hadirin bertepuk tangan.

***********

“Hahaha…. Kapan kalian akan menikah?” Tanya Minho saat mereka berdua sedang berada di pub.
“Bulan depan” Taemin meminum wine nya.
“Mwo? Cepat sekali” Minho ikut minum.
“Ini paksaan dari appaku”
“Ck! Bagaimana dengan tunanganmu? Apa kau tertarik padanya?” Tanya Minho.
“Tertarik? Tidak sama sekali. Dia terlihat sangat polos, aku tidak suka yeoja yang seperti itu”
“Hubunganmu dengan Suzy bagaimana?”
“Sudah putus kemarin”
“Mwo? wae?”
“Aku bosan sama dia”
“Ckckck”

***********

“Annyeong haseyo” sapa Sulli.
“Krystal~ah, Jiyoung sudah dibawa keluar negeri sama orang tuanya untuk berobat……” Sulli terdiam sebentar.
“Huuufffffft~ aku tidak mengerti dengan jalan pikiran kedua orang tuaku. Mereka menyuruhku pindah sekolah, menjodohkanku dengan namja gila” Sulli mulai menitikkan air matanya.
“Bukan cuma itu, bulan depan aku akan dinikahkan sama cowok gila itu! Mereka selalu mengambil keputusan tanpa meminta persetujuanku! Mereka pikir aku boneka? Aku masih punya hak untuk menentukan masa depanku sendiri” Krystal hanya memandang kosong.
“Dan maaf selama 1 minggu ini aku tidak menjengukmu” Sulli menghapus air matanya.
“Krystal~ah, apa Sohyun sering menjengukmu? Selama 1 minggu ini aku tidak bertemu dengannya. Jika dia datang disini, tolong katakan padanya aku akan menikah bulan depan” Sulli tahu, Krystal tidak mungkin menyampaikan pesannya ke Sohyun dalam keadaan seperti ini.
“Krystal! Aku akan cari tahu siapa yang memperkosamu dan membuatmu seperti ini. Aku akan balas dendam! Aku akan menhancurkan kehidupannya” Sulli sudah tahu kalau yang membuat Krystal seperti ini karena seseorang yang memperkosa Krystal. Jiyoung sama halnya seperti Krystal, Jiyoung juga di perkosa.

TBC

Jelek? Pendek? Mian aku ngetiknya lewat hp. Yang udah baca tolong KOMEN ya😉
Aku butuh masukan dari kalian, kritik dan saran diterima😀