Tag

, , , , ,

Title : Bad Boy
Author : Reza C Warni
Cast : Choi Sulli, Lee Taemin, other….
Genre : angst, hurt/comfort
Rating : PG
Length : ChapteredSaat ini Minho sedang berjalan-jalan di tengah kota Seoul. Ia sedang ingin mencari udara segar.
“AWAS!!!!!” Terdengar teriakan-teriakan orang yang berada di sekitar Minho. Minho melihat kearah jalan, terlihat seorang anak kecil yang mematung di tengah jalan. Dari arah kanan Minho dapat melihat mobil melaju dengan cepat. Saat mobil semakin dekat, Minho berlari ke tengah jalan berusaha menolong anak itu.

Brugh!

Tubuh Minho terhempas ke pinggir jalan. Ia memeluk anak tadi berusaha melindunginya. Anak itu mendongak dan melihat Minho…
“Ahjussi!” Anak itu mengguncang tubuh Minho. Darah segar mengalir dari pelipis Minho, kepalanya terbentur sangat keras. Semua orang mengerumuni Minho dan anak itu.
“Yoogeun~ah” seru Krystal sambil mengambil Yoogeun dari pelukan Minho. Minho sempat melihat Krystal kemudian ia pingsan.
“Cepat telpon ambulance” seru salah seorang yang berada di sekitar Minho. Krystal melihat kearah Minho…
Deg!
Dara Krystal berdesir.
“To…tolong angkat dia, bawa ke mobil saya” kata Krystal panik. 2 orang namja mengangkat tubuh Minho. Krystal menuntun mereka ke mobilnya.
“Gomawo” Krystal membungkuk setelah dua orang itu menempatkan Minho di jok belakang mobilnya.

*************

“Suster, suster!” Teriak Krystal.
“Ada yang bisa saya bantu?” Tanya seorang suster.
“Tolong bawa dia suster” kata Krystal sambil menunjuk Minho yang ada di mobil. Suster itu segera memanggil beberapa temannya dan mengangkat tubuh Minho ke ranjang dorong*kagak tau namanya/plakk/katro*. Krystal mengikuti Minho yang di bawah oleh beberapa perawat. Minho di masukkan ke ruang UGD.
“Maaf nyonya, anda tidak boleh masuk” seru suster. Krystal mengangguk. Ia kemudian duduk dikursi sambil memeluk Yoogeun yang ada di pangkuannya.
“Mom” panggil Yoogeun.
“Why dear?” Tanya Krystal.
“Siapa ahjussi itu?” Tanya Yoogeun.
Deg!
Krystal masih mengingat jelas wajah namja tadi. Wajah seorang namja yang telah membuatnya mengandung seorang Jung Yoogeun.
“Molla, yang penting ahjussi tadi telah menolong Yoogeunnie” kata Krystal. Yoogeun hanya mengangguk.

*************

“Krystal~ah” seru Jiyoung, Sohyun dan Sulli sambil berjalan menghampiri Krystal.
“Bagaimana keadaan namja yang menolong Yoogeun?” Tanya Sohyun.
“Dia masih di tangani dokter….” Krystal menelpon teman-temannya untuk ke rumah sakit.
“Sella, eodieyo?” Tanya Krystal saat melihat Sulli datang sendiri.
“Itu…” Sulli menunjuk Sella yang berada di gendong Taemin. Mereka menghampiri Sulli dkk.
Jiyoung menatap Taemin dengan tatapan tidak suka, begitu pula dengan Krystal dan Sohyun. Taemin tak menghiraukan mereka.
“Sella~ah” panggil Yoogeun.
“Oppa” Sella tersenyum kearah Yoogeun.
“Apakah ahjussi ini yang kau ceritakan kemarin?” Tanya Yoogeun. Sella mengangguk.
“Haah, masih tampanan oppa kok :P” celetuk Yoogeun.
“Aniyo, lebih tampan Taemin ahjussi :P” Taemin hanya tersenyum mendengar ucapan Sella.
“Sulli~ah, kita perlu bicara” kata Jiyoung. Sulli mengangguk. Mereka berdua menjauh dari Krystal dll.
“Waeyo?” Tanya Sulli.
“Apa kau sudah baikan dengan Taemin?” Tanya Jiyoung penuh selidik.
“Aniyo” jawab Sulli.
“Syukurlah. Tapi kenapa kalian bisa bersama?” Jiyoung menatap Sulli penuh selidik.
“Itu kemauan Sella. Dia sangat ingin bersama Taemin oppa” jawab Sulli.
“Oh, kupikir kalian sudah berbaikan” Jiyoung meninggalkan Sulli. Sulli berjalan di belakang Jiyoung dengan perasaan bingung. Bingung dengan sikap temannya itu.

***********

Pintu UGD terbuka. Seorang dokter keluar dari dalam ruangan UGD.
“Bagaimana keadaannya, Uisanim?” Tanya Krystal cemas.
“Tenang. Pasien tidak kenapa-kenapa. Hanya luka ringan di kepalanya” kata Uisanim.
“Kamsahamnida Uisanim” seru Krystal sambil tersenyum senang.
“Pasien sudah bisa di pindahkan di kamar rawat”

*************

Sulli, Krystal, Jiyoung, Taemin, Yoogeun, Sella dan Sohyun memasuki ruang rawat Minho.
“Omo! Minho~ah!” Seru Taemin kaget saat melihat Minho terbaring lemah.
“Min…ho…..” Sulli sama terkejutnya. Tubuh Krystal bergetar hebat saat melihat wajah Minho. Bayang-bayang masa lalunya berputar-putar di otaknya seperti sebuah pertunjukkan film.
“Kalian mengenal dia?” Tanya Jiyoung pada Taemin dan Sulli.
“Ne, dia sahabatku. Dia…..” Taemin melirik Krystal. Sedangkan Krystal terdiam dengan wajah pucat dan tubuh bergetar, dia masih trauma.
“Wow! Ternyata kota Seoul sangat sempit” seru Sohyun. Sulli terus melihat ekspresi Krystal.
‘Ada apa dengannya?’ Pikir Sulli.

Tangan Minho bergerak lemah. Matanya terbuka secara perlahan. Ia melihat seluruh isi ruangan itu.
‘Ini bukan kamarku. Uhm, bau ini…apa aku di rumah sakit?’ Pikir Minho. Mata Minho tertuju pada Krystal yang memandanginya dengan wajah pucat.
“Krystal…..” Kata Minho lemah. Sulli, Sohyun, dan Jiyoung mengerutkan kening mereka. Krystal semakin pucat, Krystal menarik Yoogeun lalu berbalik dan berjalan ke arah pintu.
“Kajima, mianhae…..” Ucap Minho. Krystal terdiam di ambang pintu(?). Air mata Krystal berlomba keluar dari mata indah Krystal.
“Mianhae, nae jalmosijyo(ini salahku)” ucap Minho. Sulli, Jiyoung, dan Sohyun semakin bingung. Taemin hanya diam sambil terus menggendong Sella.
“Aku menyesal telah melakukannya, ini salahku” isakan dari mulut Krystal mulai terdengar.
“Eomma…” Yoogeun menggoyangkan tangan Krystal. Krystal menghapus air matanya lalu tersenyum kearah Yoogeun.
“Eomma kenapa menangis?” Tanya Yoogeun.
“Eomma tidak apa-apa kok” jawab Krystal. Krystal segera menarik Yoogeun, meninggalkan kamar rawat Minho.
“Krystal!! Krystal!!” Minho terus berteriak. Sohyun dan Jiyoung mengejar Krystal sedangkan Sulli dan Taemin masih berada di kamar rawat Minho.
“Minho~ah” panggil Taemin.
“Taemin, dia pergi lagi, dia pergi” Minho mulai menitikkan air matanya.
“Tenanglah, Minho. Kalian masih bisa bertemu kok” Taemin mencoba menenangkan Minho.
“Taemin ahjussi” panggil Sella yang berada di gendongan Taemin.
“Uhm….waeyo chagi?” Tanya Taemin. Sulli duduk di sofa yang tersedia di ruangan itu.
“Ahjussi itu kenapa?” Tanya Sella sambil menunjuk Minho.
“Minho ahjussi sedang sakit” ucap Taemin.
“Mwo? Sakit? Minho ahjussi, cepat sembuh” kata Sella sambil tersenyum kearah Minho.
“Gomawo” Minho menghapus air matanya.
“Sulli-ssi, Mianhae” kata Minho saat menyadari ada Sulli di dalam ruangan itu.
“Eh?!” Sulli terkejut.
“Mianhae soal kejadian waktu itu..”
“Uhm…ne, aku sudah memaafkanmu. Lagipula aku sudah melupakan tentang kejadian itu” Sulli tersenyum.
“Gomawo, eh, apa kalian sudah baikan? Anak kalian sangat cantik dan imut” kata Minho sambil tersenyum kearah Sella. Taemin dan Sulli terdiam.
“Di…..dia….bukan anakku, Minho” Taemin mencoba tersenyum.
“Mwo?” Minho terkejut. Sulli merasakan sesak di dadanya.
“Lalu dia anak…..siapa?” Tanya Minho.
“Ehem, nanti lain kali kita bicarakan masalah ini, Minho-ssi. Disini masih ada Sella” ujar Sulli.
“Ah, mianhae….”

*************

Taemin mengantar Sulli dan Sella pulang.
Saat tiba di kediaman Choi, Sulli segera turun dari mobil Taemin. Ketika ia ingin menggendong Sella yang sudah tertidur pulas, tangan Taemin menghentikannya.
“Biar aku yang menggendongnya” seru Taemin.
“Tidak. Biar aku saja” kata Sulli. Tangan Taemin menghentikan tangan Sulli yang akan menggendong Sella.
“Biar aku saja, ne?” Taemin menunjukkan puppy eyes nya. Sulli menganggukkan kepalanya. Taemin segera menggendong Sella. Mereka memasuki rumah Sulli. Sulli membawa Taemin ke kamarnya, yaa, karena Sella tidur bersama Sulli. Taemin segera merebahkan Sella di atas kasur.
“Gomawo oppa” ucap Sulli.
“Ne, cheonma” mereka segera berjalan ke depan rumah.
“Sekali lagi terima kasih oppa” Sulli membungkuk.
“Ah, ne. Kalau begitu aku pulang dulu. Annyeonghi gyeseyo” Taemin segera memasuki mobilnya lalu meninggalkan kediaman Choi.

***************

Sudah seminggu Minho di rawat di rumah sakit dan sudah seminggu pula Krystal menemaninya. Krystal menemaninya hanya untuk ‘balas budi’ bukan karna hal lain.
“Annyeong haseyo, Minho~ssi” sapa Krystal saat memasuki ruang rawat Minho. Minho yang asyik membaca komik segera menoleh kearah Krystal.
“Ne, annyeong Krystal~ah” Minho menyapa balik Krystal, “ah, dimana Yoogeun?” Tanya Minho saat menyadari bahwa Yoogeun tak bersama Krystal.
“Dia pergi berlibur bersama Jessica eonni di Jeju” jawab Krystal.
“Oh” Minho mengangguk-nganggukkan kepalanya.
“Bagaimana keadaanmu? Apa sudah membaik?” Tanya Krystal sambil menyimpan buah-buahan yang ia bawah di meja samping ranjang Minho.
“Ne” jawab Minho, “kata dokter, besok aku sudah bisa pulang” lanjutnya.
“Ah, syukurlah” ujar Krystal senang, Krystal duduk di kursi samping ranjang Minho.
“Krystal~ah, ada yang ingin ku bicarakan” ucap Minho.
“Uhm….apa?” Tanya Krystal.
“Soal kejadian waktu itu, aku minta maaf” ucap Minho pelan. Krystal terdiam sebentar.
“A…aku sudah memaafkanmu” ucap Krystal.
“Mwo?! Jinjja?” Minho terlihat sangat senang. Membuat Krystal menarik kedua ujung bibirnya hingga terbentuk sebuah senyuman.
“Ne” jawab Krystal.
“Gomawo”

************

Sudah 2 minggu Krystal tak bertemu dengan Minho. Krystal merasakan sebuah rasa rindu yang amat, dalam hatinya. Rasa ingin bertemu, bertemu….dengan….Choi Minho. Yaa, tidak melihat sosok Minho selama 2 minggu membuat Krystal sangat rindu.
“Eomma….” Panggil Yoogeun membuyarkan lamunan Krystal.
“Ne, waeyo Yoogeunnie?” Tanya Krystal.
“Yoogeun ingin ke Lotte World…” Ucap Yoogeun.
“Baiklah, kita ajak dengan Sella” ujar Krystal.
“Dan ajak dengan ahjussi yang menolongku, ne eomma…” Pinta Yoogeun.
“Uhm….ba…baiklah…”
“Yeeeey!”

*********

Sulli sekarang berada di ruang kerja Taemin. Yaaa, dia menemani Sella yang ingin bertemu Taemin. Sulli memandang Taemin yang duduk di kursi kerjanya sambil sibuk dengan pekerjaannya sedangkan Sella duduk di pangkuan Taemin sambil memainkan game di laptop Taemin.

Handphone Sulli berbunyi, memecahkan keheningan. Taemin dan Sella memandang Sulli sedangkan Sulli hanya tersenyum canggung ke mereka. Taemin dan Sella kembali ke aktivitas mereka.

“Yoboseyo” ucap Sulli.
“Yoboseyo Sulli~ah” sapa Krystal.
“Ada apa kau menelponku?” Tanya Sulli.
“Maukah kau menemaniku dan Yoogeun ke Lotte World?” tanya Krystal lebih tepatnya meminta.
“Uhm….baiklah, sekarang?” Tanya Sulli.
“Ne, nanti aku menjemputmu” ucap Krystal
“Tidak usah, biar aku saja yang menjemputmu” ucap Sulli cepat.
“Uhm…baiklah, sudah dulu ya, annyeong” dengan perasaan bingung Krystal mematikan sambungan telpon.

“Sella~ah” panggil Sulli.
“Waeyo eomma?” Tanya Sella dengan pandangan yang masih fokus ke layar laptop Taemin.
“Yoogeun mengajak kita ke Lotte World” ucap Sulli.
“Wah, jinjja?!?! Ah, aku sudah lama tidak beltemu Yoogeun oppa” ucap Sella girang sambil berlari ke arah Sulli.
“Kaja kita pergi” ajak Sella.
“Taemin~ah, kami pergi dulu, annyeong”
“Eh? Kok Taemin ahjussi tidak ikut?” Tanya Sella.
“Eh?” Sulli menatap Sella dengan tatapan bingung.
“Ajak dengan Taemin ahjussi, jebaaaal….” Pinta Sella. Sulli menghela napas.
“Oppa, bisakah kau menemani kami ke Lotte World?” Tanya Sulli. Taemin mendongak melihat kearah Sulli.
“Hm…baiklah”

****************

Setelah menerima pesan dari Krystal, Minho bergegas mengambil kunci mobilnya lalu segera ke parkiran kemudian menjalankan mobilnya menuju rumah Krystal.

15 menit kemudian…..

Mobil Minho berhenti tepat di depan rumah Krystal. Minho segera keluar dari mobilnya.

Ting tong~ ting tong~

Krystal segera membuka pintu.
“Sudah siap?” Tanya Minho. Krystal mengangguk.
“Yoogeunnie~” panggil Krystal. Yoogeun segera menghampiri Krystal dan Minho.
“Wah, Yoogeun hari ini kelihatan sangat tampan” ucap Minho sambil mengusap rambut Yoogeun.
“Jadi, selama ini Yoogeun tidak tampan?” Yoogeun mempout kan bibirnya. Minho yang melihatnya merasa gemas dan langsung mencubit hidung Yoogeun sekilas.
“Hahaha….Yoogeun tampan kok. Tapi maksud ahjussi, Yoogeun bertambah tampan” Minho tersenyum manis.
“Ah, kaja, Yoogeun ingin segera bermain roller Coaster” seru Yoogeun. #benar gak thu tulisan roller coaster nya?#
“Kaja” mereka segera memasuki mobil Minho. Minho melajukan mobilnya menuju Lotte World.

Untung Krystal sudah mengirim pesan ke Sulli untuk tidak menjemputnya. Sehingga mereka hanya bertemu di Lotte World.

***********

Sulli bersama Taemin dan Sella menunggu ke datangan Krystal di depan Lotte World.
“Annyeong” sapa Krystal, Minho dan Yoogeun.
“Annyeong”
“Kaja, kita masuk” mereka segera memasuki Lotte World.

Mereka sudah menaiki beberapa wahana permainan.
“Eomma, aku lapal….” Ucap Sella.
“Hm…kaja kita ke kedai itu” mereka segera ke kedai yang terletak tak jauh dari hadapan mereka.
“Imo, jajangmyeonnya dua” ucap Sulli.
“Ne”
“Kalian mau pesan apa?” Tanya Sulli.
“Jajangmyeon” jawab Taemin.
“Aku juga” Krystal dan Minho menjawab bersamaan.
“Eheeem….” Yoogeun dan Sella menggoda MinStal. TaeLli hanya tertawa gelih. Wajah MinStal memerah.
“Iih…..kalian ini….” Krystal pura-pura kesal.

*************

Setelah mereka selesai makan, mereka pergi ke arena bianglala.
“Eomma, ayo kita naik itu….” Ucap Yoogeun sambil menunjuk bianglala.
“Baiklah…..” Mereka kemudian menaiki bianglala. Taemin, Sulli, dan Sella sedangkan Krystal, Yoogeun dan Minho.

“Wah, pemandangannya indah sekali!” Seru Yoogeun sambil memandang keluar jendela.
“Ahjussi maukan jadi appaku?” Pinta Yoogeun.
“Tentu saja, tapi eommamu mau tidak menikah dengan ahjussi?” ucap Minho.
“Uhm…. Tentu saja eomma mau!” Seru Yoogeun. Yoogeun memandang kearah Krystal.
“Eomma…eomma…” Panggil Yoogeun.
“Uhm….waeyo chagi?” Tanya Krystal.
“Eomma maukan nikah sama Minho ahjussi?” Pinta Yoogeun.
“Mwo?!” Krystal terkejut.

EndingπŸ˜›

AnnyeongπŸ™‚
Gmana? Mian, moment MinStal n TaeLli dikit…..
Wkwkwk ini belum ending kok, masih tbc xD