Tag

, , ,

Cast : Choi Minho, Lee Taemin, Choi Sulli, Jung Yoogeun
Genre : comedy (maybe)
Length : Drabble
Rating : PG

Ini bukan aku yang buat aku hanya menuliskan saja. Ini aku ambil dari video mop papua ‘epen kah? Cupen toh’. Oh iya, aku nulisnya pake logat Papua, jd klu kalian nggak ngeh, mian. Soal’y klu mw nulis pake EYD entar nggak seru…-,-‘

Happy reading“Yoogeun!” Teriak Minho dari dalam rumah.
“Ada apa bapa?” Tanya Yoogeun.
“Ko pi beli bapa rokok dulu” suruh Minho(kau pergi belikan bapak rokok dulu)
“Ah, bapa, sa ada main dengan Minsu, bapa suruh orang lain saja” ucap Yoogeun lalu kembali bermain bersama Minsu. (Ah, bapak saya lagi main dengan Minsu, bapak suruh orang lain saja)
“Yoogeun, ko pi beli sana nanti bapa kasih ko seribu” suruh Minho sambil menyodorkan uang (Yoogeun, kau pergi beli sana nanti bapak kasih kau seribu)
“Ah, bapa bagaimana kalau sa kasih bapa dua ribu baru bapa pi beli sendiri” ucap Yoogeun lalu bermain lagi dengan Minsu. (Ah, bapak bagaimana kalau saya kasih bapak dua ribu lalu bapak pergi beli sendiri)
Minho menggaruk rambutnya yang tidak gatal, “ah, kalau begini lebih baik sa pi beli sendiri” gumam Minho (ah, kalau begini lebih baik saya pergi beli sendiri)

****

Sulli mengelus perutnya yang sudah membesar karna hamil. Ia berjalan memasuki ruangan dokter.
“Selamat pagi, dokter” sapa Sulli.
“Selamat pagi. Silahkan duduk” ucap sang dokter sambil menyuruh Sulli untuk duduk di kursi depan Dokter.
“Oh iya, ibu yang datang beberapa bulan yang lalu untuk pil KB, kan?” Tanya sang dokter memastikan.
“Iya, dokter” ucap Sulli.
“Lalu ada apa lagi?”
“Saya hamil lagi dokter”
“Ibu su minum obat pil KB atau belum?” Tanya sang dokter. (Ibu sudah minum obat pil KB atau belum?)
“Bagaimana dokter, obat baru sampe di leher, celana su sampe di lutut” ucap Sulli sedikit meninggikan suaranya (bagaimana dokter, obat baru sampai di leher, celana sudah sampai di lutut)
“Hah?!” Sang dokter kaget, mulutnya menganga telapak tangan kirinya menutup mulutnya.

****

Taemin berjalan mendekat ke toko yang menjual handphone, pulsa dan rokok.
“Beli rokok” ucap Taemin. Minho-sang penjaga toko- hanya memandang Taemin dengan polos.
“Beli rokok” Taemin meninggikan suaranya.
“Wooy! Beli rokok!” Teriak Taemin. Minho masih menatap polos ke arah Taemin.
“Orang tuli kah?” Teriak Taemin. Minho masih tetap menatap Taemin dengan tatapan polos.
“Pace! Kalau kau tuli, kau tara usah jualan sudah” teriak Taemin kesal. (Bapak! Kalau kau tuli, kau tidak usah jualan)
Minho berjalan menghampiri Taemin.
“Tadi siapa yang bilang sa tuli?” Tanya Minho sambil menatap Taemin.(Tadi siapa yang bilang saya tuli?)
Taemin mundur beberapa langkah, nyalinya menciut.
“Tadi kau mau beli hape merek apa?” Tanya Minho. Taemin membulatkan matanya.

*******

Taemin berdiri di depan restoran.
“Mba! Mba!” Panggil Taemin. Seorang pelayan wanita menghampiri Taemin.
“Ada apa, mas?” Tanya sang pelayan.
“Ada ayam kah?” Tanya Taemin.
“Iya, mas”
“Ada sapi kah?” Tanya Taemin lagi.
“Iya, mas. Mari masuk” pelayan mempersilahkan Taemin masuk.
“Ada kambing kah?” Tanya Taemin lagi dan lagi.
“Iya, mas. Ayo masuk”
“Ada bebek kah?” Tanya Taemin(lagi).
“Iya, mas. Mari masuk”
“Usir dorang dulu, baru sa mau masuk. Nanti dong makan sa pung makanan” ucap Taemin. (Usir mereka dulu, baru saya mau masuk. Nanti mereka makan saya punya makanan)
Sang pelayan cengo’.

FIN

Sebenarnya masih banyak, tapi aku malas ketik….*plak
CERITA INI BUKAN MILIK SAYA, SEMUA CERITA BERASAL DARI VIDEO PAPUA ‘Epenkah, cupen to’…
Mian kependekan dan banyak kata-kata yang tidak dimengerti…_.
Thanks udah bacaπŸ™‚