Love, Hurt, and Jealous © Reza C Warni
Cast : Choi Sulli, Lee Taemin, Kim Myungsoo, Son Naeun
Other Cast : Find By Yourself
Genre : Hurt/comfort
Length : Chapter(2 of ?)
Rating : G
Type : Straight

Sulli dan members f(x) berjalan memasuki gedung SM. Mereka tersenyum ramah pada para pegawai. Mereka memasuki lift menuju ke lantai 3. Ting!
Mereka segera keluar dari lift lalu berjalan ke ruang latihan dance.

Victoria membuka pinta bercat putih yang tertulis ‘ruang latihan’ itu.
“Jwoseonghamnida” ucap Victoria saat tahu bahwa ternyata ruangan itu sudah ditempati oleh members SHINee. Ia kemudian menutup pintu lalu kembali berjalan ke ruangan latihan yang ada di samping ruang latihan SHINee tadi.
“Waeyo eonni?” Tanya Krystal.
“Ruangan itu sudah ditempati oleh SHINee” ucap Victoria lalu membuka ruangan itu.
“Ayo masuk” mereka segera masuk.

Mereka melakukan pemanasan. Merasa pemanasan sudah cukup, Victoria segera menyetel musik, musik yang asing untuk kita. Ya, itu musik untuk comeback mereka.

Mereka mulai menggerakkan badan mereka mengikuti musik.
“Stop! Sulli gerakanmu salah” ujar Victoria sambil mematikan musik.
“Ah, ne, mian eonni” ucap Sulli dengan wajah menyesal.
“Gwaenchana. Lihat!” Victoria mulai memperagakan. Ia melakukan shuffle internasional sebanyak empat kali lalu memutar tubuhnya. Sulli mulai melakukan gerakan yang seperti Victoria lakukan.
“Bukan, bukan begitu. Kau terlalu lambat memutar tubuhnya. Coba percepat sedikit” suruh Victoria.
“Ne” Sulli mengulangi gerakannya.
“Yup! Begitu. Ayo kita latihan lagi” Krystal, Luna, dan Amber yang tadi duduk memperhatikan Sulli dan Victoria kini bangkit. Mereka kembali latihan.

30 menit kemudian…

“Stop! Kita istrahat dulu” mereka segera duduk memanjangkan kaki mereka.
“Krystal~ah, bisakah kau pergi beli air minum?” Tanya Victoria.
“Suruh Sulli saja. Aku masih lelah” ucap Krystal.
“Ah. Sulli”
“Ne, mana uangnya?” Victoria segera memberi Sulli uang.
“Ini” Sulli mengambil uang itu lalu keluar dari ruangan yang di penuhi cermin itu.

“Sulli~ah” Sulli menoleh ke belakangnya. Ia melihat Minho yang baru menutup pintu.
“Annyeong oppa” Sulli memutar tubuhnya hingga menghadap ke arah Minho.
“Kau mau kemana?” Tanya Minho.
“Membeli minuman. Oppa sendiri mau kemana?” Tanya Sulli balik.
“aku juga mau membeli minuman. Kaja kita pergi bersama” dua Choi itu pun pergi ke ‘kantin SM’ bersama.

~oOo~

At Kantin SM

“Minuman 5” ucap Sulli pada kasir.
“9” ucap Minho. Sulli menoleh ke arah Minho, Minho tersenyum ke arah Sulli.
“Ah- ya, 9” ucap Sulli.
“Minuman 9” teriak kasir itu pada seorang pelayan.

Menunggu 5 menit, seorang pelayan datang membawakan pesanan mereka. Sulli dan Minho segera membayar.
“Kita duduk dulu di situ” ucap Minho sambil menunjuk kursi yang ada di pojok kantin SM itu.
“Tapi oppa-”
“Sebentar saja”
“Baiklah” mereka segera duduk.

“Oppa” panggil Sulli.
“Uhm?” Minho mengangkat kedua alisnya.
“Kenapa hanya 9? Bukankah kita ada 10?” Tanya Sulli dengan tampang bingung.
“Aigoo~ apa kau lupa?” Tanya Minho sambil mengacak-acak rambut yeoja yang ada di depannya. Sulli semakin bingung.
“Jonghyun hyung sedang sakit. Mana mungkin dia akan ikut latihan bersama kami” jelas Minho. Sulli mengangguk-anggukkan kepalanya.
“Oh ya, kau kurusan Sulli~ah. Apa akhir-akhir ini kau kurang makan?” Tanya Minho sambil menatap intens ke arah Sulli.
“Uhm? Aku makan kok” Sulli tersenyum.
Mereka asyik mengobrol hingga melupakan bahwa mereka ke kantin untuk membeli minuman, bukan untuk mengobrol.

~oOo~

“Sulli lama sekali sih. Aku haus” gerutu Amber.
“Aish! Krystal” Victoria melirik Krystal. Oh, astaga! Anak itu rupa sudah tertidur, pikir Victoria.
“Luna~ah, pergi lihat Sulli” suruh Victoria.
“Ne, eonni” Luna segera keluar ruangan.

Di ruangan lain

“Minho hyung, lama sekali sih” gerutu Taemin.
“Sudah, sana kau pergi lihat dia” suruh Key.

~oOo~

“Hahahaha, benarkah?” Tanya Sulli sambil tertawa.
“Ne!” Jawab Minho.
“Minho hyung” terdengar teriakan dari arah belakang Sulli.
“Astaga!” Seru Minho terkejut. Sulli segera menoleh. Glek. Taemin oppa, pikir Sulli.
“Pantas sekali kau lama, ternyata masih mengobrol” ucap Taemin yang terdengar seperti sindiran.
“Maaf” ucap Minho.

“Sulli~ah” Taemin dan Sulli menoleh ke belakang.
“Lu-Luna eonni” Luna segera menghampiri Sulli.
“Kenapa lama sekali?” Tanya Luna.
“Mian eonni, kaja kita ke ruangan latihan” Sulli mengambil kantung minumannya lalu menarik tangan Luna, setelah mengucapkan, “kami duluan oppa, annyeong”

~oOo~

“Kenapa lama sekali?” Tanya Victoria sambil mengambil minumannya.
“Mian eonni, aku tadi lagi mengobrol dengan Minho oppa” ucap Sulli. Mereka segera minuman.
“Krystal~ah” Luna membangunkan Krystal.
“Uhm?” Krystal mengerjap-ngerjapkan matanya, “waeyo eonni? Hoaaamm~” tanyanya.
“Kau tidak haus?” Tanya Luna sambil memberikan minuman. Krystal mengambilnya lalu meminumnya.

~oOo~

“Oppa, kau kenapa?” Tanya yeoja itu sambil menggoyang-goyangkan lengan namjachingu-nya. Namja itu tak menjawab, ini sudah berlangsung selama 15 menit.
“Aish! Kalau kau mengajakku bertemu hanya untuk berdiam begini, lebih baik aku pulang saja” ucap yeoja itu kesal. Ia berdiri, baru ingin melangkah, tangannya digenggam oleh namjachingu-nya. Yeoja itu menoleh, menatap kesal ke arah namjachingu-nya.
“Wae?” Tanya yeoja itu kesal.
“Duduk!” Yeoja itu mengerucutkan bibirnya, namun tetap duduk di samping namjachingu-nya itu.
“Kapan kau akan mengenalkanku sama ‘oppa’mu itu?” Tanya Myungsoo dengan nada yang terdengar kesal sangat mengatakan kata ‘oppa’.
“Taemin oppa?” Tanya Naeun itu dengan nada terdengar gembira.
“Hn”
“Uhm, minggu depan?” Ucap Naeun seperti bertanya.
“Kenapa tidak hari ini saja?” Tanya L kesal.
“Aku belum membuat janji dengan Taemin oppa. Minggu depan saja ya?” Bujuk Naeun. L mengangguk malas.

~oOo~

“Hari ini sangat melelahkan” keluh Luna sambil mengganti-ganti channel di tv.
“Sangat” imbuh Krystal.

“Annyeong” members f(x) segera menoleh. Mereka melihat manager mereka yang masuk ke ruangan itu dengan membawa kantung belanjaan untuk perlengkapan f(x) sebulan kedepan. Victoria segera mengambil kantong yang dibawa oleh managernya.

Setelah membawa kantong tersebut di dapur, Victoria kembali ke ruang santai.
“Comeback kalian ditunda” ucap manager f(x) dengan tenang.
“Di..ditunda?” Tanya members f(x) serempak.
“Iya. Untuk bulan ini, EXO yang akan comeback. Jadi, kalian ditunda” jelas manager. Members f(x) hanya menarik napas panjang.

~oOo~

“Annyeong oppa” sapa Naeun sambil tersenyum manis.
“Annyeong Naeun” balas Taemin.
“Hari ini syuting di laut ya?” Tanya Naeun. Taemin mengangguk.
“Wah, pasti menyenangkan!” Seru Naeun excited. Taemin hanya tersenyum.

“Ayo, semua” seru Sutradara. Taemin dan Naeun segera menaiki speed boat. Kamera terus menshoot mereka. Speed boat melaju dengan sangat cepat. Naeun terlihat menikmati, sedangkan Taemin? O-oh! Namja satu itu ternyata pucat karna mabuk laut.

“Oppa kau kenapa?” Tanya Naeun saat melihat wajah ‘suaminya’ yang pucat.
“A..aniyo” Taemin mencoba tersenyum.
“Kau nampak pucat” ungkap Naeun sambil memandang wajah Taemin.
“Ma…mana mungkin”

~oOo~

“Hahaha… Kenapa oppa tak bilang kalau oppa mabuk laut, eoh?” Tanya Naeun. Taemin hanya mem-pout-kan bibirnya.
“Sebagai manusia, kebanggaanku terluka” gumam Taemin.
“Mwo?” Naeun mengerutkan alisnya.
“Ani” ucap Taemin. Mereka terdiam.
“Aku tidak takut sama sekali. Itu sangat menyenangkan, aku tidak melihat ekspresi oppa,” ucap Naeun dengan tersenyum cerah. Taemin menunduk.
“Oppa! Ada yang ingin aku katakan” ucap Naeun dengan wajah serius.
“Mwonde?” Tanya Taemin.
“Uhm, malam sabtu ini, oppa ada acara?” Tanya Naeun. Taemin berpikir, mengingat-ngingat apakah mereka(SHINee) memiliki job pada malam sabtu.
“Ani. Waeyo?”
“Aku ingin mengajak oppa makan malam” pipi Naeun memerah saat mengucapkannya. Ia menundukkan kepalanya agar wajahnya tak terlihat oleh Taemin.
“Baiklah” Taemin tersenyum sambil mengacak-acak rambut Naeun.

‘To : 나의 L :*
From : My Naeun

Oppa malam sabtu di cafe biasa, jam 19:00😀

Saranghae :*’

~oOo~

“Sulli~ah, coba bangunkan Krystal. Ini sudah jam 8 pagi” suruh Victoria.
“Ne, eonni” Sulli segera ke kamar Krystal.

“Krys~, ireona” ucap Sulli sambil berjalan ke arah ranjang Krystal, “aish! Anak ini memang susah dibangunkan. Ketularan Sica eonni nih” gumam Sulli.
“Krystal~ah, ireo- astaga! Badannya panas sekali” kaget Sulli. Sulli menyentuh dahi Krystal.
“Astaga” Sulli segera keluar kamar.

“Eonni!” Teriak Sulli.
“Wae?” Tanya Victoria.
“Krystal demam” ucap Sulli dengan wajah khawatir. Victoria mengerutkan alisnya, ‘bagaimana bisa? Krystal semalam baik-baik saja’, pikir Victoria. Mereka berdua segera ke kamar Krystal.

“Astaga, suhu tubuhnya benar-benar panas!” Ucap Victoria, “Sulli, tolong ambil air untuk kompress” suruhnya. Sulli segera keluar kamar.

~oOo~

“Astaga, kenapa bisa seperti ini?” Gumam Sulli sambil mengompress dahi Krystal.

Drrttt~ Drrttt~

Ponsel Krystal bergetar, Sulli segera mengambil ponsel Krystal. Minho oppa calling.
“Yoboseyo” sapa Sulli.
“Sulli?” Terdengar Suara berat Minho dari seberang telepon.
“Ne, oppa”
“Mana Krystal?”
“Krystal sedang sakit, oppa”
“MWO? Dia sakit apa?”
“Demam”
“Ya sudah, aku akan ke sana sekarang”

Tuuttt~ tuuttt~

“Huummm~ kebiasaan kalau sudah panik, matiin sambungan telepon” gerutu Sulli. Ia mengambil kain yang ada di dahi Krystal, mencelupkan ke air, memperas lalu kembali menaruhnya di dahi Krystal.

~oOo~

Braakk!

“Bagaimana keadaan Krystal?” Tanya Minho sambil berjalan menghampiri ranjang, wajahnya terlihat sangat khawatir.
“Panas tubuhnya menurun” ucap Sulli. Minho menyentuh dahi Krystal.
“Ah, Taemin oppa” ucap Sulli terkejut saat melihat Taemin memasuki kamar Krystal dengan wajah khawatir.
“Bagaimana keadaan Krystal?” Tanya Taemin.

Deg!

Sakit woy! Kenapa kau tak menanyakan keadaan yeojachingu-mu terlebih dahulu? Kenapa hanya menanyakan keadaan yeoja lain? Araseo, memang sekarang yeoja lain yang sedang sakit, tapi setidaknya tanyakan dulu keadaan yeojachingu-mu!

“Panasnya menurun” jawab Sulli. Ia segera keluar dari kamar Krystal. Bingung harus berekspresi bagaimana. Senang karna dapat melihat Taemin, sedih karna Taemin tak menanyakan keadaannya.

~oOo~

“Sulli? Kau kenapa?” Tanya Luna saat melihat Sulli keluar dari kamar Krystal dengan air mata yg sudah meleleh di pipi mulusnya. Sulli segera mengahapus air matanya.
“Uhm? A…aniyo, eonni” jawab Sulli.
“Jangan bohong! Kau kenapa? Kenapa kau menangis?” Luna menghampiri Sulli.
“Aku tidak kenapa-kenapa, hanya kelilipan saja…hehehe” Sulli mencoba tersenyum.
“Oh, bagaimana keadaan Krystal?” Tanya Luna.
“Panasnya menurun. Sekarang lagi dirawat oleh Minho oppa” ucap Sulli.
“Syukurlah”

Mereka berdua segera duduk di depan tv. Amber dan Victoria lagi ada job jadi tinggal Sulli, Luna, dan si bungsu Krystal di dorm.

~oOo~

Minho mengelus rambut Krystal dengan sayang, ia sedang duduk di pinggir ranjang Krystal. Krystal sedang tertidur pulas.
“Baby, cepatlah sembuh” setelah mengucapkan kalimat itu, Minho mencium kening Krystal cukup lama. Taemin mengalihkan perhatiannya, melihat ke arah lain. Hatinya memanas, terbakar cemburu mungkin?
Taemin melirik ke arah Krystal dan Minho.

‘Aish! Kapan Minho hyung melepas ciumannya sih? Apa dia tidak sadar kalau ada aku di sini?’ Gerutu batin Taemin.

Minho melepas ciumannya, berdiri dari duduknya.
“Taemin~ah, ayo kita pulang. Sebentar lagi kita perform di Music Bank” ajak Minho. Taemin menatap Krystal cukup lama…

‘Semoga cepat sembuh Soojungie’ batin Taemin.

“Baiklah” mereka berdua segera keluar dari kamar Krystal.

“Kalian mau pulang?” Tanya Luna. Minho mengangguk.
“Terima kasih sudah mau mengunjungi Krystal” ucap Luna. Sulli hanya diam di samping Luna. Ia terus memandang Taemin.
“Tak perlu berterima kasih. Krystal ‘kan kekasihku, sudah seharusnya aku mengunjunginya” ucap Minho. Taemin yang mendengarnya langsung menekuk wajahnya. Sulli menyadarinya.
“Ah, iya..hehehe” Luna menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, “uhm, oppa, tolong sampaikan pada Jonghyun oppa, aku minta maaf karna tidak bisa mengunjunginya” ucap Luna dengan wajah memerah.
“Tenang, akan aku sampaikan. Ya sudah, kami pulang dulu” Sulli dan Luna mengantar Minho dan Taemin sampai di depan pintu.
“Hati-hati di jalan oppa” ucap Luna. Minho hanya mengangguk. Mereka berjalan menjauhi dorom f(x), namun baru 10 langkah-mungkin-, sebuah suara menghentikan mereka.
“Taemin oppa” panggil Sulli. Taemin segera menoleh, ia mengangkat kedua alisnya seolah bertanya ‘ada-apa?’
“Ada yang ingin aku bicarakan” ucap Sulli sambil menghampiri Taemin dan Minho.
“Apa?” Tanya Taemin ketus.
“Ti..tidak disini” ucap Sulli terbata.
“Aku duluan Taeminnie” ucap Minho, sebelum melangkah ia sempat mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum manis ke arah Sulli, seolah memberi semangat pada Sulli.
“Lalu dimana?” Tanya Taemin kesal.
“Di taman dekat dorm” ucap Sulli.
“Baiklah”

~oOo~

Sulli nampak memainkan jari-jarinya. Ia nampak ragu untuk mengutarakan isi pikirannya kepada namja yang duduk di samping itu. Ia menghela napas. Dari awal berpacaran dengan Taemin, ia sudah tahu bahwa Taemin hanya memanfaatkannya untuk membuat Krystal cemburu. Dan ia juga tahu bahwa Taemin tak pernah menyukainya. Sulli masih bertahan menjadi pacar Taemin selama 3 bulan lebih ini karena dia sudah jatuh ke dalam pesona namja itu terlalu dalam, sampai ia merasa SANGAT sulit untuk keluar. Jika untuk yeoja-yeoja lain, mereka pasti sudah memutuskan Taemin sejak 2 hari pacaran. Untunglah Sulli yeoja yang cukup sabar. Namun, kini Sulli seperti ingin menyerah-bukan karna ia tak mampu lagi bertahan- tapi karna dia ingin membiarkan semua berjalan secara alamiah, bukan karna Krystal!
Ini pilihan yang cukup berat untuk Sulli, ia masih ingin berhubungan dengan Taemin. Tapi ia juga sudah sangat tersiksa dengan sikap Taemin kepadanya selama ini. Baiklah, Sulli sudah memutuskan…

Keputusannya sudah bulat!

“Taemin oppa..” Panggil Sulli lirih. Ia mencoba menahan air matanya agar tidak terjatuh.
“Wae?” Tanya Taemin ketus.
“Apa oppa mencintaiku?” Bodoh! Kenapa kau bertanya hal itu Choi Sulli? Bukankah semuanya sudah jelas? Dia TIDAK mencintaimu, dia mencintai KRYSTAL!
Sekarang Sulli mengutuki kebodohannya sendiri.
“Cih! Bukankah semuanya sudah jelas? Kenapa masih menanyakannya?” Ketus Taemin.
“Kenapa?” Tanya Sulli, air matanya telah menggenang dipelupuk matanya, “kenapa oppa tidak mencintaiku?” Tanyanya dengan suara gemetar. Jangan Choi Sulli! Jangan menangis di depanNYA!
“Astaga! Apa sekarang kecerdasanmu berkurang, eoh?” Tanya Taemin kesal. Sulli menarik napas, sekali ia berkedip, air matanya akan mengalir…
“Krystal?” Tanya Sulli.

Tes!

Jatuhlah air bening itu dari mata indah milik seorang Choi Sulli.
“Itu kau tahu” jawab Taemin.
“Apa oppa pernah mencintai atau menyayangiku selama tiga bulan ini?” Tanya Sulli. Ia menghapus air matanya dengan kasar.
“Hahaha… Choi Sulli! Apa kau sekarang ‘bodoh’?” Tanya Taemin sinis. Ia tak melirik Sulli sama sekali, “tentu saja tidak pernah. Kau harus tahu! Aku. Hanya. Mencintai. Dan. Menyayangi. Krystal” ucap Taemin penuh penekanan.

Deg!

Sakit? Tentu. Siapa yang tidak sakit jika pacarnya mengatakan hal yang seperti itu?
Baiklah, Lee Taemin. Keputusan seorang Choi Sulli sekarang benar-benar bulat!

“Baiklah..” Sulli menghela napas, lalu menghapus air matanya, ia menatap ke arah Taemin. Taemin terhenyak ketika mendengar nada suara Sulli yang terdengar sangat putus asa mungkin?
“Oppa….” Sulli kembali menghela napas panjang lalu menghembuskannya, “a..aku….” Sulli menguatkan hatinya, “a..aku..I…ingin…kita..pu…putus..” Sulli menghapus air matanya yang terus mengalir, ia menunduk. Taemin membulatkan matanya, ia segera menoleh ke arah Sulli.

‘Astaga! Apa aku sekejam ini? Ini pertama kalinya aku melihat Sulli seperti ini’ batin Taemin.
“Pu.putus?” Tanya Taemin. Sulli mengangguk.
“Ti.tidak… Kita tidak boleh putus!” Ucap Taemin. Sulli mendongak menatap Taemin.
“Wae?” Tanya Sulli gemetar.
“Pokoknya kita tidak boleh putus!” Tegas Taemin.
“Kenapa? Bukankah kau tidak mencintaiku?” Teriak Sulli frustasi. Taemin segera memeluk tubuh Sulli.
“Ti..tidak… Kita… Tidak boleh putus…” Bisik Taemin di telinga Sulli.

TBC

Annyeong😀 *senyum*
Mian, udah membuat kalian menunggu lama. Dan maaf juga chap ini kependekan…. TT,TT
Sebenarnya ini dari hari jum’at lalu mau di post, tapi karna hari jum’at lalu pulsa author habis secara tiba-tiba. Jadi, hari ini baru author bisa post. Author minta maaf sebesar-besarnya karna telat update…*bow
Oh iya, mian juga kalau ceritanya jadi ancur+jelek+alur kecepatan gini. Author emang nggak berbakat buat ff…😦
Yang udah baca, gomawo😀
Yang mau komen, silahkan🙂 kritik, saran diterima😀

Uhm, oh iya menurut readerdeul, siapa ya yang cocok untuk ‘gantiin’ Taemin sementara di sisi Sulli? Komen ne?

Annyeong🙂

*ps : kalo ada typo(s), beritahu ya*