Title : [series SHINeeEffect] Ice Cream | Author : Reza C Warni | Cast : Choi Sulli, Lee Taemin | Genre : fluffy, series | Duration : Drabble(500+ words) | Rating : T

.

.

”bagaimana rasanya jika seperti ini?”

.

.


Lee Taemin, lelaki tampan yang sedang bersandar di tembok samping gerbang sekolahnya. Ujung sepatu kanannya ia ketuk-ketukkan di aspal, kedua tangannya berada di dalam saku celananya, di kedua lubang telinganya terpasang earphone yang mengantarkan suara dari Iphone-nya. Kepalanya mendongak, matanya tertutup. Sesekali bibirnya bersenandung mengikuti lagu yang sedang didengarnya.

Siswa-siswi lalu-lalang di depannya, namun dari sekian banyak siswa yang melewatinya, hanya gadis ini yang menghampiri Taemin. Menepuk pundak lelaki itu hingga matanya terbuka. Gadis itu menampilkan senyumnya. Taemin melepas earphonenya. Taemin balas tersenyum.

“Sudah lama menunggu, Oppa?” tanya gadis itu.
“Tidak juga. Kenapa kau baru keluar?” tanya Taemin.
“Aku tadi mengantar Krystal ke perpustakaan. Maaf membuatmu menunggu, Oppa” ucap gadis bernama lengkap Choi Sulli itu. taemin kembali tersenyum lalu mengacak rambut Sulli.
“Tak apa. Ayo kita pulang” ajak Taemin sambil menautkan tangan mereka.
“Ayo, oppa”

Mereka mulai berjalan meninggalkan sekolah. Obrolan-obrolan ringan mengiringi langkah mereka. Sesekali tawa renyah terdengar. Tangan mereka yang saling menaut satu sama lain membuat mereka terlihat manis. Membuat iri siapa saja yang melihat pasangan muda ini.

.

.

Mereka mendatangi sebuah toko kecil yang terdapat di pinggir jalan. Sepasang kekasih itu berdiri di depan freezer Ice Cream. Memilih ice cream rasa apa yang ingin mereka beli.
Oppa, kau ingin rasa apa?” Tanya Sulli. Taemin nampak berpikir lalu menunjuk ice cream rasa pisang.
“Aku ingin ini. Kau ingin rasa apa?” ucap Taemin.
“Rasa strawberry” balas Sulli. Taemin mengambil dua bungkus ice cream dengan rasa yang berbeda dari dalam freezer.
Ahjumma, Ice creamnya dua. Berapa ya?” tanya Taemin. Seorang wanita menghampiri mereka.
“tiga ribu won” balas wanita itu. taemin mengeluarkan uangnya.
Kamsahamnida” ucap ahjumma itu.

Taemin dan Sulli meninggalkan toko sambil menikmati ice cream yang baru mereka beli. Perjalanan mereka terdengar sunyi, hanya bunyi jilatan-jilatan ice cream yang terdengar. Namun keheningan itu terpecahkan ketika Sulli bersuara.

“Apakah itu enak?” tanya Sulli. Taemin yang sibuk menjilat ice creamnya, berhenti sejenak. Dia menoleh ke arah Sulli.
“Apa?” tanya Taemin.
“itu. Ice cream-mu” Sulli menunjuk Ice cream yang dipegang oleh Taemin. Taemin mengangguk.
“Tentu saja. Apa kau ingin rasa?” tanya Taemin. Sulli mengangguk antusias.
“Boleh. Tapi aku juga mencicipi ice cream-mu” ucap Taemin. Sulli kembali mengangguk. Mereka saling menjulurkan Ice cream masing-masing. Taemim merasakan Ice cream milik Sulli, begitu pun sebaliknya.

“Bagaimana?” Tanya Taemin. Sulli memasang tampang berpikir sambil merasakan ice cream milik Taemin di mulutnya.
“Biasa saja” ucap Sulli sambil menatap Taemin.
“Benarkah? Menurutku ini enak” balas Taemin.
“biasa saja kok” ucap Sulli lagi.
“Mungkin kau tidak mencicipinya dengan benar” ucap Taemin sambil mengigit ice creamnya dalam jumlah banyak.
“huh?” Sulli menatap bingung. Dia bingung dengan ucapan Taemin. Taemin menatap Sulli, menarik tengkuk Sulli menggunakan tangan kirinya yang sedari tadi bebas. Lalu bibirnya menempel ke bibir Sulli.

Taemin menggerakkan bibirnya di atas permukaan bibir Sulli, dia menggigit bibir bawah Sulli sehingga Sulli membuka mulutnya. Dengan cepat Taemin menyalurkan ice cream yang digigitnya tadi ke dalam mulut Sulli. Sulli yang tadinya cukup shock kini mulai menggerakkan bibirnya.

Mereka mulai mengabiskan ice cream itu di dalam mulut mereka. Setelah hampir dua menit, Taemin menjauhkan wajahnya. Sulli mengatur nafasnya yang tersenggal-senggal. Pipi putihnya memerah.

Taemin mendekatkan bibirnya ke telinga Sulli, “bagaimana rasanya jika seperti tadi?” goda Taemin. Dan pipi Sulli semakin memerah.

FIN